ANGGARAN DASAR
KOMUNITAS ANAK TANAH SERANI (KONTAS FLORES TIMUR)
MUKADIMAH

Bahwa gagasan yang muncul untuk mendirikan Perkumpulan Organisasi KONTAS FLORES TIMUR ini diprakarsai beberapa orang muda yang berasal dari Larantuka – Flores Timur yang berdomisili di seputaran wilayah Jabodetabek. Dalam perjalanannya, konsep gagasan ini kemudian didukung oleh pemikiran orang orang muda asal Flores Timur lainnya, untuk kemudian membangun sebuah komunitas dalam semangat kebersamaan, menggalang persatuan dan kesatuan sebagai masyarakat Flores Timur dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Landasan pemikiran yang menginspirasi gagasan untuk mendirikan wadah perkumpulan ini adalah bagaimana menyikapi pesatnya pengaruh perkembangan jaman yang serba “digital.” Tak bisa dipungkiri, pengaruh-pengaruh tersebut telah mengakibatkan kemerosotan nilai-nilai religi, sosial-budaya dan sosial kemasyarakatan yang merupakan kearifan lokal yang telah tumbuh dan berkembang secara baik sejak dulu di Tanah Flores Timur (Tanah Serani). Maka perlu didirikan sebuah wadah perkumpulan / organisasi untuk bersinergi dengan warga masyarakat menyikapi fenomena yang terjadi di era “digital” saat ini.

Pada hakekatnya Perkumpulan Organisasi ini didirikan untuk dapat menciptakan sikap dan sifat gotong royong, saling peduli dan mempererat tali persaudaraan antar sesama masyarakat Flores Timur, baik di tanah perantauan maupun di tanah asal dalam rangka untuk membangun kesamaan visi dan misi yang berorientasi kepada pengembangan pembangunan di Flores Timur.

Perkumpulan Organisasi KONTAS FLORES TIMUR ini didirikan dengan berlandaskan Pancasila dan Undang Undang Dasar 45, mempunyai otoritas dan Badan Hukum sendiri dan tidak terikat dan bergantung kepada siapapun, termasuk kepada organisasi kemasyarakatan (Ormas) lainnya ataupun kepada Organisasi Sosial Politik (Orsospol). KONTAS FLORES TIMUR adalah sebuah organisasi masyarakat Flores Timur (Tanah Serani), baik diaspora maupun di Flores Timur yang resmi dan memiliki legalitas organisasi, di mana fokus kegiatannya pada bidang religi, kemasyarakatan dan kebudayaan yang menjadi kearifan lokal wilayah Flores Timur (Tanah Serani). KONTAS FLORES TIMUR merupakan cerminan persatuan anak-anak Flores Timur (Tanah Serani) yang ada di tanah perantauan maupun di Flores Timur. Organisasi ini merupakan wadah bersama bagi anak-anak Flores Timur (Tanah Serani) untuk memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi Flores Timur (Tanah Serani), sebagaimana slogan yang diusung bersama : “MARI BUA BAE TANAH SERANI – FLORES TIMUR.”

Dengan menitik-beratkan perhatian kepada Pengembangan Pembangunan Mental Spiritual dan Pengembangan Pembangunan Fisik yang akan disosialisasikan dalam program kerja per bidang maupun program kerja umum organisasi, pengurus dan anggota wadah perkumpulan ini telah bersepakat untuk membuat Anggaran Dasar / Anggaran Rumah Tangga dan Aturan Organisasi.

Maka dengan memohon rahmat Tuhan yang Mahakuasa – Berkat Mentuang Deo, dan Restu Bunda Maria – Benza Ema Reinha, segala harapan dan cita-cita bersama untuk membangun Flores Timur Tanah Serani ini dituangkan dalam Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) serta Aturan Organisasi (AO), sebagai berikut :

 

BAB I
KETENTUAN UMUM
PASAL 1
NAMA, WAKTU DAN KETENTUAN

  1. Organisasi ini bernama “KONTAS FLORES TIMUR”, untuk selanjutnya dalam Anggaran Dasar ini disebut dengan “Organisasi” dan berkedudukan di Bekasi ;
  2. KONTAS FLORES TIMUR didirikan di Bekasi pada tanggal 02 Oktober 2017 untuk jangka waktu yang tidak ditentukan ;
  3. KONTAS FLORES TIMUR berkedudukan di wilayah Republik Indonesia dan berpusat di Ibukota Negara Republik Indonesia, dengan perwakilan – perwakilan/cabang – cabang di daerah lain nya.

PASAL 2
AZAS, LANDASAN DAN BENTUK

  1. KONTAS FLORES TIMUR berazaskan Pancasila ;
  2. KONTAS FLORES TIMUR berlandaskan :
    a. Undang undang Dasar 1945 sebagai Landasan Konstitusional ;
    b. Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga KONTAS FLORES TIMUR sebagai andasan Operasional.
  3. KONTAS FLORES TIMUR merupakan organisasi masyarakat diaspora Flores Timur dan masyarakat Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, tidak berafiliasi dengan golongan atau partai politik, kekeluargaan dan gotong royong.

PASAL 3
VISI

Menjadi organisasi yang ikut berperan aktif mengembangkan potensi daerah Flores Timur yang berlandaskan nilai – nilai Pancasila dan norma – norma keagamaan, serta meningkatkan sumber daya anggota yang berkualitas dan mampu membangun daerah Flores Timur.

PASAL 4
MISI

  1. Memfasilitasi dan membangun hubungan kekeluargaan, keakraban dan persatuan antara anggota organisasi dengan masyarakat di Flores Timur melalui berbagai kegiatan demi peningkatan kualitas sumber daya manusia dan potensi daerah ;
  2. Menjadikan Flores Timur sebagai salah satu daerah unggulan di Wilayah Indonesia Timur ;

PASAL 5
TUJUAN

  1. Pembangunan mental dilakukan dalam bentuk kegiatan pembinaan yang berkesinambungan baik terhadap anggota organisasi secara khusus maupun masyarakat Flores Timur secara umum ;
  2. Pembangunan hidup keagamaan yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan saling menghormati ;
  3. Pembangunan fisik dilaksanakan melalui peran aktif mengembangkan sarana dan prasarana demi kepentingan masyarakat Flores Timur.

PASAL 6
LAMBANG ORGANISASI

Organisasi Kontas Flores Timur mempunyai lambang dengan bentuk serta makna sebagai berikut :
Lambang :


a. Perisai : simbol benteng dan kekuatan ;
b. Warna biru pada perisai melambangkan warna mantel Reinha Rosari dan laut Flores Timur
c. Segi lima pada perisai melambangkan lima sila pancasila sebagai Azas Organisasi
d. Mahkota melambangkan Reinha Rosari pelindung dan Ratu kota Larantuka
e. Warna emas pada mahkota melambangkan kesejahteraan
f. Tiga bintang melambangkan tujuan kepada Tuhan Tritunggal Allah Yang Maha Kudus ;
g. Warna Kuning melambangkan sinar matahari yang terbit dari timur;
h. Tulisan Cultura, Religiosa, Humaniora melambangkan nilai nilai luhur yang diperjuangkan oleh Organisasi yakni: Kebudayaan, Agama, dan Kemanusiaan

BAB II
KEANGGOTAAN
PASAL 7
KEANGGOTAAN

  1. Anggota terdiri dari Anggota tetap, anggota tidak tetap, anggota luar biasa dan anggota kehormatan
  2. Anggota tetap selanjutnya disebut ‘Anggota’
  3. Anggota organisasi Kontas Flores Timur adalah setiap orang yang telah memenuhi syarat dan diangkat menjadi anggota ;
  4. Ketentuan mengenai keanggotaan organisasi ini diatur dalam Anggaran Rumah Tangga

PASAL 8
HAK DAN KEWAJIBAN ANGGOTA

  1. Anggota memiliki hak bicara, hak suara, hak memilih dan hak dipilih ;
  2. Anggota Luar Biasa dapat dipilih menjadi pengurus organisasi berdasarkan keputusan rapat pengurus
  3. Anggota Kehormatan hanya memiliki hak bicara ;
  4. Anggota wajib menjunjung tinggi, memelihara, mentaati segala ketentuan – ketentuan dan bertindak sesuai Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga dan Peraturan – Peraturan Organisasi ;
  5. Anggota wajib memperjuangkan tercapainya tujuan organisasi Kontas Flores Timur ;
  6. Anggota wajib membayar iuran tetap bulanan yang besarannya ditentukan dalam Anggaran Rumah Tangga ;
  7. Hak dan kewajiban lainnya diuraikan di dalam Anggaran Rumah Tangga dan kelengkapan peraturan lainnya.

BAB III
ORGANISASI
PASAL 9
PERANGKAT DAN STRUKTUR ORGANISASI KONTAS FLORES TIMUR

  1. Organisasi Kontas Flores Timur mempunyai wilayah kerja di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia ;
  2. Organisasi Kontas Flores Timur tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis, oleh karena itu apabila ada pengurus dan anggota organisasi yang ingin terlibat dalam kegiatan politik maka, tidak diperkenakan menggunakan nama organisasi, atribut, lambang dan atau hal – hal lain terkait dengan organisasi Kontas Flores Timur ;
  3. Khusus pengurus Organisasi Kontas Flores Timur, baik DPP, DPW, DPD dan DPC apabila ingin melakukan kegiatan politik praktis dan atau konstestasi politik maka diwajibkan mengambil cuti selama masa kegiatan tersebut berlangsung dengan mengajukan surat cuti kepada pimpinan (ketua umum atau ketua)
  4. Hirarki kepengurusan adalah :
    a. DPP (Dewan Pimpinan Pusat) adalah pengurus yang berkedudukan di Ibukota Negara ;
    b. DPW (Dewan Pimpinan Wilayah) adalah pengurus yang berkedudukan di Propinsi ;
    c. DPD (Dewan Pimpinan Daerah) adalah pengurus yang berkedudukan di Kabupaten/Kotamadya ;
    d. BASIS KFT adalah pengurus yang berkedudukan di Kecamatan ATAU Paroki.
  5. Perangkat Organisasi KONTAS Flores Timur terdiri dari :
    a. Musyawarah Umum ;
    b. Musyawarah Umum Luar Biasa ;
    c. Rapat Kerja Nasional ;
    d. Musyawarah Wilayah ;
    e. Musyawarah Wilayah Luar Biasa ;
    f. Rapat Kerja Wilayah.
  6. Pemimpin Organisasi dinamakan Ketua Umum ;
  7. KONTAS Flores Timur mempunyai landasan – landasan organisasi dengan tingkatannya sebagai berikut :
    a. Undang undang Dasar 1945 beserta ketentuan perundang-undangan yang berlaku ;
    b. Ketetapan – ketetapan Musyarawarah Nasional/Musyawarah Daerah ;
    c. Anggaran Dasar ;
    d. Anggaran Rumah Tangga ;
    e. Keputusan – keputusan Rapat Kerja Nasional/Rapat Kerja Daerah ;
    f. Keputusan – keputusan Dewan Pembina ;
    g. Keputusan – keputusan Dewan Pengurus Pusat ;
    h. Keputusan – keputusan Dewan Pengurus Daerah.
  8.  Suatu perangkat organisasi KONTAS Flores Timur berwenang menilai dan membatalkan suatu landasan organisasi yang dibuat oleh suatu perangkat organisasi KONTAS Flores Timur yang lebih rendah kedudukannya, apabila landasan tersebut ternyata bertentangan dengan ketentuan yang berlaku.
  9. Kepengurusan dan tugas masing-masing dewan pimpinan diatur dalam Anggaran Rumah Tangga yang disahkan melalui Rapat Umum Organisasi.

PASAL 10
MUSYAWARAH UMUM/MUSYAWARAH UMUM LUAR BIASA

  1. Kekuasaan tertinggi organisasi terletak di tangan Musyarawah Umum ;
  2. Musyawarah Umum diadakan setiap 4 (Empat) tahun sekali ;
  3. Musyawarah Umum dilaksanakan oleh Dewan Pengurus Pusat yang sedang dalam masa kerjanya ;
  4. Musyawarah Umum dihadiri oleh Dewan Pendiri, Moderator Nasional, Dewan Pembina, Pengurus Pusat, Pengurus Daerah, Anggota dan undangan lainnya ;
  5. Musyawarah Umum berwenang untuk :
    a. Menetapkan dan atau mengubah AD/ART ;
    b. Menetapkan program kerja nasional dan kebijakan organisasi untuk 4 (empat) tahun ke depan ;
    c. Menilai pertanggung jawaban atas pelaksanaan kerja, keuangan dan perbendaharaan dari Dewan Pimpinan Pusat;
    d. Memilih dan menetapkan Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal DPP Kontas Flores Timur ;
    e. Memilih dan menetapkan Ketua Dewan Pembina Organisasi Kontas Flores Timur ;
    f. Memberikan mandat kepada Ketua Umum terpilih untuk menetapkan dan mengesahkan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat.
  6. Musyawarah Umum Luar Biasa adalah musyawarah umum yang diselenggarakan oleh DPP apabila ada hal – hal mendesak atau luar biasa, diadakan atas permintaan tertulis dan atau persetujuan sekurang – kurangnya 50% (lima puluh persen) plus 1 Dewan Pimpinan Pusat ditambah 50% (lima puluh persen) plus 1 Dewan Pimpinan Wilayah ;
  7. Sebelum Musyawarah Umum/Musyawarah Umum Luar Biasa, maka wajib dibentuk Steering Commitee (SC) dan Organizing Commitee (OC) yang bertugas sebagai berikut :
    a. Mengirimkan undangan dan rancangan tata tertib Musyawarah Umum/Musyawarah Luar Biasa kepada anggota selambat – lambatnya 14 (empat belas) hari sebelum Musyawarah Umum/Musyawarah umum Luar Biasa dilaksanakan ;
    b. Membuat rancangan tata tertib yang akan disahkan dalam Musyawarah Umum/Musyawarah Umum Luar Biasa ;
    c. Mengirimkan hasil – hasil/keputusan Musyawarah Umum/Musyawarah Umum Luar Biasa kepada peserta selambat – lambatnya 1 (satu) bulan setelah Musyawarah Umum/Musyawarah Umum Luar Biasa.

PASAL 11
MUSYAWARAH WILAYAH/MUSYAWARAH WILAYAH LUAR BIASA

  1. Musyawarah Wilayah adalah pemegang kekuasaan tertinggi di dalam wilayah organisasi Kontas Flores Timur ;
  2. Musyawarah Wilayah diadakan setiap 3 (tiga) tahun sekali ;
  3. Musyawarah Wilayah dilaksanakan oleh Dewan Pengurus Wilayah yang sedang dalam masa kerjanya ;
  4. Musyawarah wilayah berwenang untuk :
    a. Mengusulkan penyempurnaan atau perubahan AD/ART ;
    b. Memilih dan mengusulkan Dewan Pimpinan Wilayah kepada Dewan Pimpinan Pusat;
    c. Menetapkan garis besar program kerja wilayah untuk masa 3 (tahun) yang akan datang
    d. Mengeluarkan keputusan untuk menyelesaikan permasalahan organisasi dan masalah – masalah penting lainnya yang dipandang perlu oleh Musyawarah Wilayah ;
    e. Musyawarah Wilayah Luar Biasa adalah musyawarah daerah yang dapat diselenggarakan apabila ada hal – hal mendesak yang memerlukan keputusan se-tingkat musyarawah wilayah dan diselenggarakan atas permintaan tertulis dari Dewan Pimpinan Wilayah kepada Dewan Pimpinan Pusat;
    f. Mendapat persetujuan dari anggota sekurang – kurangnya 2/3 (dua per tiga) dari jumlah anggota yang terdaftar.
  5. Sebelum Musyawarah Wilayah/Musyawarah Wilayah Luar Biasa, maka wajib dibentuk Steering Commitee (SC) dan Organizing Commitee (OC) yang bertugas sebagai berikut :
    a. Mengirimkan undangan dan rancangan tata tertib Musyawarah Wilayah/Musyawarah Wilayah Luar Biasa kepada anggota selambat – lambatnya 14 (empat belas) hari sebelum Musyawarah Wilayah/Musyawarah Wilayah Luar Biasa dilaksanakan ;
    b. Membuat rancangan tata tertib yang akan disahkan dalam Musyawarah Wilayah/Musyawarah Wilayah Luar Biasa ;
    c. Mengirimkan hasil – hasil/keputusan Musyawarah Umum/Musyawarah Luar Biasa kepada peserta selambat – lambatnya 1 (satu) bulan setelah Musyawarah Umum/Musyawarah Luar Biasa.

PASAL 12
RAPAT KERJA NASIONAL

  1. Rapat Kerja Nasional diselenggarakan minimal 1 (satu) kali dalam kurun waktu 1 (satu) tahun ;
  2. Rapat Kerja Nasional diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Pusat;

PASAL 13
RAPAT KERJA WILAYAH

  1. Rapat Kerja Wilayah diselenggarakan minimal 1 (satu) kali dalam kurun waktu 1 (satu) tahun ;
  2. Rapat Kerja Wilayah diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Wilayah ;

PASAL 14
DEWAN PIMPINAN PUSAT

  1. Dewan Pimpinan Pusat dipilih melalui Musyawarah Umum ;
  2. Dewan Pimpinan Pusat terdiri dari 1 (satu) orang Ketua Umum, dibantu sekurang – kurangnya 1 (satu) orang Wakil Ketua Umum, dibantu sekurang – kurangnya 1(satu) orang Sekretaris Jendral dan dibantu sekurang – kurangnya 1 (satu) orang Bendahara Umum ;
  3. Dewan Pimpinan Pusat berwenang :
    a. Melaksanakan ketetapan – ketetapan perangkat organisasi yang menjadi kewenangannya;
    b. Menerbitkan surat keputusan kolegial organisasi KONTAS Flores Timur yang bersifat operasional, tata-laksana yang merupakan hasil penjabaran pelaksanaan sesuai dengan perangkat organisasi KONTAS Flores Timur dan keputusan rapat anggota lainnya seperti Rapat Dewan Pimpinan Pusat dan rapat-rapat lainnya;
    c. Menyusun Rencana Program Kerja Tahunan dan Anggaran Penerimaan & Pengeluaran organisasi KONTAS Flores Timur yang merupakan jabaran Kebijakan Organisasi yang disahkan di dalam Musyawarah Umum ;
    d. Menjalankan dan mengkoordinasikan pelaksanaan Program Kerja termasuk Anggaran Penerimaan dan Pengeluaran yang telah disahkan di dalam Musyawarah Umum ;
    e. Mewakili organisasi KONTAS Flores Timur di tingkat nasional dan internasional ;
    f. Mewakili KONTAS Flores Timur dalam hal tindakan hukum.
  4. Dewan Pengurus Pusat mempertanggungjawabkan pelaksanaan fungsinya kepada Musyawarah Umum pada akhir masa jabatannya atau bilamana Musyawarah Umum menghendakinya ;
  5. Masa jabatan Dewan Pimpinan Pusat berikut perangkat Pengurus lainnya yang diangkat oleh Dewan Pengurus adalah 4 (Empat) tahun ;
  6. Pemilihan Dewan Pimpinan Pusat dilakukan di dalam Musyawarah Umum ;

PASAL 15
DEWAN PIMPINAN WILAYAH

  1. Dewan Pimpinan Wilayah KONTAS Flores Timur adalah perwakilan Dewan Pimpinan Pusat di wilayah yang bertanggung jawab langsung kepada Dewan Pimpinan Pusat KONTAS Flores Timur ;
  2. Dewan Pimpinan Wilayah terdiri dari 1 (satu) orang Ketua, dibantu sekurang – kurangnya 1 (satu) orang Wakil Ketua, dibantu sekurang – kurangnya 1 (satu) orang Sekretaris dan dibantu sekurang – kurangnya 1 (satu) orang Bendahara ;
  3. Pengurus Wilayah diangkat dan diberhentikan oleh Dewan Pimpinan Wilayah melalui Musyawarah Wilayah dan disahkan melalui Surat Keputusan Dewan Pimpinan Pusat dengan memperhatikan aspirasi dari wilayah ;
  4. Segala kegiatan dan operasional Pengurus Wilayah harus selaras dengan Program Kerja organisasi KONTAS Flores Timur dan wajib tunduk pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi KONTAS Flores Timur ;
  5. Masa kerja kepengurusan Wilayah ditentukan selama 3 (tiga) tahun sejak Surat Keputusan Pengangkatan oleh Dewan Pimpinan Pusat organisasi KONTAS Flores Timur ;
  6. Ketua Wilayah diperbolehkan membentuk susunan Pengurus Wilayah yang bernaung di bawah wilayahnya dengan mengacu susunan kepengurusan Pusat dan disesuaikan dengan kebutuhan setempat;
  7. Pengurus Wilayah wajib memberikan laporan pertanggungjawaban kepada Dewan Pimpinan Pusat organisasi KONTAS Flores Timur secara periodik selambat – lambatnya 1 (satu) tahun sekali.

PASAL 16
PERSYARATAN PEMBENTUKAN WILAYAH

  1. Pengaturan lebih lanjut sebagaimana dimaksud pada pasal 16 ini akan ditetapkan dalam Peraturan Organisasi (PO).

BAB IV
KEUANGAN DAN PERBENDAHARAAN
PASAL 17
SUMBER KEUANGAN

  1. Keuangan Organisasi Kontas Flores Timur bersumber dari :
    a. Iuran wajib anggota ;
    b. Sumbangan sukarela dalam bentuk apapun yang sah dan tidak mengikat ;
    c. Penerimaan yang lain yang sah ;
    d. Usaha kreatif organisasi yang sah.
  2. Pengaturan penggunaan keuangan ditetapkan oleh Rapat Pengurus dan disahkan oleh Ketua Umum ;
  3. Pengaturan lebih lanjut sebagaimana dimaksud dalam Pasal ini diatur dan ditetapkan dalam Anggaran Rumah Tangga.

PASAL 18
PERBENDAHARAAN

  1. Perbendaharaan Organisasi Kontas Flores Timur terdiri dari :
    Uang tunai, saldo bank dan surat – surat berharga lainnya ;
  2. Barang bergerak maupun tidak bergerak yang terdaftar dan tercatat sebagai milik organisasi Kontas Flores Timur ;
  3. Hutang piutang ;
  4. Segala aset yang sah yang dikelola oleh organisasi Kontas Flores Timur.

BAB V
PERUBAHAN/PENYEMPURNAAN
ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA
PASAL 19

  1. Perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga ditetapkan dalam Musyawarah Umum atau Musyawarah Umum Luar Biasa ;
  2. Perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga sah apabila disetujui oleh sekurang – kurangnya 2/3 anggota Musyawarah Umum atau Musyawarah Umum Luar Biasa yang hadir.

BAB VI
PEMBUBARAN ORGANISASI
PASAL 20

Pembubaran Organisasi Kontas Flores Timur ditetapkan dan diatur dalam Musyawarah Umum Luar Biasa atas permintaan sekurang – kurangnya 80% (delapan puluh persen) dari seluruh anggota Organisasi.

BAB VII
PERATURAN PELAKSANAAN
PASAL 21

  1. Pelaksanaan lebih lanjut atas ketentuan – ketentuan di dalam Anggaran Dasar ini diatur di dalam Anggaran Rumah Tangga ;
  2. Hal – hal yang belum diatur di dalam Anggaran Dasar maupun Anggaran Rumah Tangga akan diatur kemudian oleh Dewan Pimpinan Pusat melalui ketetapan – ketetapan dan keputusan – keputusan yang mengacu pada ketentuan – ketentuan di dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga.

BAB VIII
KETENTUAN PENUTUP
PASAL 22

  1. Hal – hal yang belum diatur dalam Anggaran Dasar ini akan diatur lebih lanjut dalam Anggaran Rumah Tangga dan Peraturan Organisasi yang tidak boleh bertentangan dengan Anggaran Dasar ;
  2. Apabila terdapat perbedaan tafsir mengenai suatu ketentuan dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga, tafsir yang sah adalah yang ditetapkan oleh Dewan Pimpinan Pusat ;
  3. Anggaran Dasar ini berlaku sejak ditetapkan.

Anggaran Dasar ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.
Ditetapkan di : Jakarta
Tanggal : 30 – September 2018

Philipus Ernastin Riberu                                                                                                  Paulus Nama Ama
Ketua Umum                                                                                                                         Wakil Ketua Umum

Hilarius BC Da Silva                                                                                                          J. Adelheid Sinagula
Sekretaris Jenderal                                                                                                            Bendahara Umum